Belajar Selalu Mengucapkan Kalimat Yang Baik

Segala puji bagi Allah ta’ala yang telah mengaruniakan nikmat yang banyak dan lisan pada kita. Dengan lisan tadi, insyaAllah banyak pintu kebaikan yang bisa kita dapatkan. Namun sebaliknya, lisan pun merupakan salah satu di antara pintu dosa yang paling banyak menyebabkan manusia tergelincir.

Oleh karena itu, perlu bagi kita untuk belajar menggunakan lisan ini agar senantiasa hanya mengeluarkan kalimat yang baik. Jangan sampai dari lisan kita keluar hal-hal yang tidak pantas, apalagi sampai menyakiti hati orang lain.

Lisan hakikatnya adalah gambaran akhlak seseorang. Dengan lisannya, maka apa yang ada dalam hati dan pikirannya akan bisa terlihat. Lisan yang baik adalah lisan yang memudahkan bagi yang mendengar dan menyatukan hati-hati manusia.

Lisan yang baik adalah lisan yang tidak membicarakan kejelekan orang lain. Lisan yang baik adalah lisan yang bisa menyebabkan orang yang mendengarkan semangat untuk melakukan kebaikan.

Lisan yang baik adalah pintu bagi berbagai kebaikan. Bukan justru lisan yang menyebabkan hati-hati terpecah, atau menjadi tidak senang karena mendengarkan ucapannya.

Allah ta’ala mengambarkan bahwa lisan yang baik ini sebagai suatu kebaikan yang menebar dan berbuah kebaikan lainnya. Hal ini sebagaimana firman-Nya,

ألم تر كيف ضرب الله مثلاً كلمةً طيبةً كشجرةٍ طيبةٍ أصلها ثابت وفرعها في السماء، تؤتي أكلها كل حين بإذن ربها ويضرب الله الأمثال للناس لعلهم يتذكرون

Apakah kalian tidak melihat bagaimana Allah mengumpakan lisan yang baik semisal pohon yang baik, yang akarnya kokoh dan cabangnya menjulang ke langit. Ia memberikan buahnya pada setiap masa dengan izin dari Rabb-nya dan Allah memberikan permisalan kepada manusia agar mereka ingat (Q.S. Ibrahim 24-25)

Dengan faedah yang banyak ini, maka Allah ta’ala pun telah memerintahkan kita dalam banyak ayat agar betul-betul menggunakan ucapan-ucapan yang baik dalam keseharian kita, utamanya bagi mereka yang bergerak di bidang dakwah. Allah ta’ala berfirman,

وقولوا للناس حسناً

Dan ucapkan pada manusia ucapan yang baik (Q.S. Al Baqarah:83)

Dalam ayat yang lain, Allah ta’ala berfirman,

وقل لعبادي يقولوا التي هي أحسن

Dan katakanlah pada hamba-Ku, hendaknya mereka mengucapkan ucapan yang baik (Q.S. Al Isra’: 53)

Demikian juga dengan hadits, cukup banyak pernyataan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang memerintahkan kita agar senantiasa berucap dengan lisan yang baik. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

اتقوا النار ولو بشق تمرة، فإن لم تجدوا فبكلمة طيبة

Takutlah kalian dengan neraka meskipun dengan setengah kurma, jika tidak kalian temukan maka dengan kalimat yang baik (HR. Bukhari)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda,

إن العبد ليتكلم بالكلمة من رضوان الله لا يلقي لها بالاً يرفعه بها درجات

Sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan ucapan yang diridhai Allah, ia tidak menaruh perhatian padanya kecuali Allah akan mengangkat derajatnya (HR. Bukhari)

Jika memang lisan ini belum bisa menyampaikan perkara yang baik, maka diam menjadi perkara yang lebih baik. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليقل خيراً أو ليصمت

Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat maka katakanlah yang baik atau diam (HR. Muslim)

Semoga Allah ta’ala memudahkan kita untuk berhias dengan akhlak mulia, salah satunya melalui lisan kita yang hanya mengeluarkan ucapan yang baik. Aamin.

 

Malang, 27 September 2016

Akhukum Fillah, Gonda Yumitro

 

 

Gonda Yumitro

Gonda Yumitro

Meraih Sarjana dari Ilmu Hubungan Internasional UGM dan M.A Political Science, Jamia Millia Islamia dan M.A International Relations, Annamalai University, India. Sedang menempuh PhD Political Science di Internasional Islamic University of Malaysia. Belajar agama dari beberapa ustadz ketika sedang studi di Yogyakarta, Malang dan India. Sekarang berprofesi sebagai dosen di prodi Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang

Leave a Response