Keutamaan Khusu’ Dalam Ibadah

Khusu’ merupakan perkara yang berat, apalagi akhir zaman. Bahkan di antara ilmu pertama yang diangkat adalah khusu’. Dengan hilangnya khusu’, maka berkurang pula nikmatnya beribadah kepada Allah ta’ala.

Oleh karena itu, kita semua perlu berlatih supaya termasuk di antara orang yang khusu’. Dalam banyak ayat dan hadits, mereka yang khusu’ akan mendapatkan beberapa keutamaan, di antaranya adalah:

Pertama, akan termasuk orang yang beruntung. Allah menggambarkan beruntungnya mereka yang khusu’ dengan firman-Nya,

قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ * الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُون

Sungguh beruntung orang-orang mukmin, yaitu mereka yang khusu’ dalam sholatnya (Q.S. Al Mukminun: 1-2).

Kedua, Allah akan memberikan pertolongan kepada orang yang khusu’. Dalam perintah untuk memohon pertolongan dengan sabar dan sholat, Allah ta’ala menggambarkan,

وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلاَّ عَلَى الْخَاشِعِينَ

Dan yang demikian itu, merupakan perkara yang berat kecuali bagi mereka yang khusu’ (Q.S. Al Baqarah:45).

Berkaitan dengan komitmen mereka terhadap agama ini, Allah menyatakan bahwa orang-orang yang beriman,

خَاشِعِينَ لِلّهِ لاَ يَشْتَرُونَ بِآيَاتِ اللّهِ ثَمَناً قَلِيلاً

Mereka khusu’ karena Allah dan tidak menjual ayat Allah dengan harga yang murah (Q.S. Al Imran:199).

Ketiga, mendapatkan naungan Allah. Karena hadirnya rasa khusu’, hati mereka menjadi lembut, dan air mata mudah mengalir karena takut kepada Allah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menggambarkan keadaan mereka dengan sabdanya,

سبعة يظلهم الله في ظله يوم لا ظل إلا ظله… وذكر منهم: ورجل ذكر الله خاليا ففاضت عيناه

Tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan pada hari tidak ada naungan kecuali milik Allah..(diantaranya), seseorang yang berdzikir kelada Allah dalam kesendirian, kemudian mengalir air matanya (H.R. Bukhari Muslim)

Keempat, akan mudah puluh khusu’ jasadnya, sehingga ia pun merasakan manis dan nikmatnya beribadah kepada Allah.

Semoga kita semua dimudahkan oleh Allah ta’ala agar termasuk di antara orang-orang yang khusu’. Aamin.

Sungai Chinchin, 27 November 2018
Akhukum Fillah, Gonda Yumitro

Gonda Yumitro

Gonda Yumitro

Meraih Sarjana Ilmu Politik (S.IP) dari Ilmu Hubungan Internasional UGM, M.A Political Science, Jamia Millia Islamia, dan M.A International Relations, Annamalai University, India. Menyelesaikan jenjang PhD Political Science dari International Islamic University Malaysia. Belajar agama dari beberapa ustadz ketika sedang studi di Yogyakarta, Malang dan India. Bekerja sebagai Associate Professor di Prodi Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang.

Leave a Response