Makna Memahami Islam Dengan Dalil

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam yang telah memberikan nikmat-Nya yang begitu besar kepada kita. Salawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada Rasulullah salallahu ‘alaihi wassalam.

Dalam kitab Utshul Tsalaatsah disebutkan bahwa hendaklah kita memahami islam dengan dalil,

يجب معرفة الإسلام بالأدلة

Wajib memahami islam dengan dalil.

Maka, Lajnah Da’immah menjelaskan bahwa makna kalimat tersebut adalah wajib hukumnya memahami islam dari sumbernya yang asli, yaitu yang berasal dari Al-quran dan sunnah. Dalam hal tauhid, maka tidak boleh ada yang dikurangi atau ditambahi.

Begitu juga dalam memahami masalah syariat seperti syarat-syarat, rukunnya,wajib dan sunnah sholat, maka semuanya harus berdasarkan dalil dalam alquran dan sunnah rasulullah salallahu’alahi wassalam, baik yang beliau ucapkan maupun yang beliau lakukan.

Juga dalam memahami rukun islam harus sesuai dengan tuntutan Rasulullah salallahu a’alaihi wassalam.

Sementara ucapan,

أرسل الله إلينا رسولا فمن أطاعه دخل الجنة ومن عصاه دخل النار


Allah telah mengutus kepada kita rasul, siapa yang mentaatinya masuk sorga, dan yang menyelisihi masuk neraka.

Maknanya adalah bahwa Allah subhanahu wata’ala telah mengutus rasulullah salallahu a’alahi wassalam dengan ajaran tauhid dan semua syariat dalam agama ini. Maka barang siapa yang menerima dan masuk ke dalam agama ini sebagaimana Allah perintahkan dan ia mencegah dirinya dari apa-apa yang Allah haramkan, maka ia akan dimasukkan ke dalam sorga.

Tetapi siapa yang mengingkari dan enggan mengikuti ajaran rasul dan tidak masuk ke dalam agama ini, maka baginya neraka. Sungguh sudah jelas bahwa mereka yang mentaati rasul sesungguhnya juga mentaati Allah.

مَنْ يُطِعِ الرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ وَمَنْ تَوَلَّى فَمَا أَرْسَلْنَاكَ عَلَيْهِمْ حَفِيظًا

Barang siapa yang taat kepada rasul, sungguh ia sudah taat kepada Allah, tetapi siapa yang berpaling, maka kami mengutusmu kepada mereka sebagai penjaga (Q.S.An-Nisa:80)

Rasulullah salallahu ‘alaihi wassalam juga bersabda,

كل أمتي يدخلون الجنة إلا من أبى . قالوا : ومن يأبى يا رسول الله ؟ قال : من أطاعني دخل الجنة ، ومن عصاني فقد أبى

Semua umatku masuk kedalam sorga kecuali mereka yang enggan. Sahabat bertanya: siapa mereka yang enggan wahai rasulullah?. Beliau menjawab, siapa yang mentaatiku masuk ke dalam sorga, dan siapa yang menyelisihiku maka ia enggan (tidak mau masuk sorga).

Semoga kita termasuk hamba yang memahami agama ini dengan dalil dari Alquran dan Sunnah serta dimudahkan untuk istiqomah dalam ketaatan.

Delhi, 30 Maret 2010
Disadur dari Fatwa Lajnah Adda’immah lil buhuts Ilmiah wal Ifta’

Leave a Response