Merajut Sakinah Dengan Menikah

Menyaksikan berbagai berita di era ini, kita menemukan banyak sekali keluarga yang tidak menemukan sakinah dalam pernikahannya. Hal ini terlihat dari angka perceraian yang dari tahun ke tahun cukup tinggi.

Padahal makna pernikahan sendiri sebenarnya adalah untuk mendapatkan sakinah. Hal ini sesuai dengan firman Allah ta’ala,

ومن آياته أن خلق لكم من أنفسكم أزواجا لتسكنوا إليها وجعل بينكم مودة ورحمة

Dan di antara ayat-ayat Allah, Ia telah menciptakan untukmu dari dirimu pasangan agar kalian tinggal bersamanya, dan Ia jadikan mawaddah warahmah. (Q.S.Arrum: 21)

Dari ayat ini juga terlihat bahwa sebenarnya pernikahan akan memunculkan ketenangan batin. Ketenangan karena adanya kebersamaan dalam keluarga. Apalagi jika sudah dikaruniai keturunan oleh Allah ta’ala.

Para ulama berbeda pendapat berkaitan dengan mawadah warahmah ini. Di antaranya seperti Mujahid dan Hasan misalnya menyatakan bahwa makna mawadah adalah jima’, adapun warahmah maknanya adalah anak.

Adapun sebagian yang lain menilai bahwa makna mawadah dan warahmah adalah hati suami dan istri terpaut antara satu dengan lainnya karena perasaan cinta. Ibnu Abbas menambahkan bahwa dengan mawadah maka terdapat rasa cinta dari suami ke istri atau sebaliknya, sehingga keduanya akan berusaha untuk menjauhkan kejelekan pada pasangannya.

Maka dari defnisi di atas, terdapat makna bahwa dengan pernikahan maka suami istri akan saling melengkapi dan sulit untuk mengakhiri pernikahannya dengan perceraian.

Namun demikian, mawadah wa rahmah ini sebenarnya hanya akan didapatkan oleh mereka yang membangun keluarganya sesuai dengan tuntunan Allah ta’ala dan Rasul-Nya. Adapun bagi mereka yang menempuh jalan yang justru diharamkan, maka ketenangan dalam keluarga tadi akan sulit didapatkan.

Hal ini juga senada dengan firman Allah ta’ala,

الا بذكر الله تطمئن القلوب

Sesungguhnya hanya dengan berdzikir kepada Allah, hati menjadi tenang (Q.S.Arra’du: 28)

Oleh karena itu, kita berdoa kepada Allah ta’ala semoga kita semua diberikan kekuatan untuk senantiasa di atas ketaatan sehingga kita semua dikaruniai oleh Allah ta’ala keluarga yang mawadah warahmah. Aamin.

 

Malang, 21 Oktober 2015

Akhukum Fillah, Gonda Yumitro

 

 

Gonda Yumitro

Gonda Yumitro

Meraih Sarjana dari Ilmu Hubungan Internasional UGM dan M.A Political Science, Jamia Millia Islamia dan M.A International Relations, Annamalai University, India. Sedang menempuh PhD Political Science di Internasional Islamic University of Malaysia. Belajar agama dari beberapa ustadz ketika sedang studi di Yogyakarta, Malang dan India. Sekarang berprofesi sebagai dosen di prodi Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang

Leave a Response