Perintah Berda’wah Dimana pun Berada

Syaikh Bin Baz pernah memberikan nasehat kepada para penutut ilmu yang tidak saling menasehati dalam kebaikan dan saling mencegah dari kebenaran.

Maka Syaikh berkata bahwa kewajiban untuk saling menyeru kepada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran untuk menegakkan ketaatan merupakan kewajiban semua umat islam.

Hal ini sebagaimana hadits Rasulullah Shollallahu ‘alahi wasallam,

من رأى منكم منكرا فليغيره بيده فإن لم يستطع فبلسانه فإن لم يستطع فبقلبه وذلك أضعف الإيمان

Barang siapa diantara kalian yang melihat kemungkaran, maka rubahlah dengan tangannya, jika tidak mampu maka rubahlah dengan lisannya, jika tidak mampu maka dengan lisannya, dan yang demikian itu adalah selemah-lemah iman.(diriwayatkan imam muslim dalam sahih).

Dan tugas dakwah ini hendaknya dilakukan dimana pun berada, di masjid, di jalan, di rumah dengan keluarganya, maupun di tempat-tempat lainnya.

Dalam urusan dakwah dengan keluarga, Syaikh memberikan penekanan khusus (agar betul-betul diperhatikan) dengan membacakan firman Allah Subhanahu wata’ala,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا

Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri dan keluarga kalian dari api neraka. (Q.S. At tahrim: 6)

Maksudnya, agar mereka yang berdakwah tidak hanya sibuk dengan dakwah kepada masyarakat umum, tetapi melupakan dakwah terhadap diri dan keluarganya. Bahkan memulai dari diri sendiri dan dakwah dalam keluarga ini perlu didahulukan dan diberikan perhatian lebih.

Terakhir yang tidak kalah pentingnya, Syaikh mewasiatkan bahwa kewajiban untuk tolong menolong dalam kebaikan ini hendaknya disertai dengan kesabaran. Wallahu a’lam.

—–

Disadur dari مجموع فتاوى ومقالات متنوعة الجزء السابع

Gonda Yumitro

Gonda Yumitro

Meraih Sarjana dari Ilmu Hubungan Internasional UGM dan M.A Political Science, Jamia Millia Islamia dan M.A International Relations, Annamalai University, India. Sedang menempuh PhD Political Science di Internasional Islamic University of Malaysia. Belajar agama dari beberapa ustadz ketika sedang studi di Yogyakarta, Malang dan India. Sekarang berprofesi sebagai dosen di prodi Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang

Leave a Response