Rahasia Masa Depan

Allah merahasiakan apa – apa yang akan menimpa kehidupan kita ke depan. Tidak ada seorang pun yang tahu. Di sinilah masalah keimanan seseorang diuji terutama komitmen untuk melakukan apa yang menjadi keinginan diri dengan cara apapun. Kebenaran tidak hanya dengan satu jalan. Kesalahan bagaimana pun bentuknya hendaklah dirubah.

Rahasia masa depan. Begitu kejadian – kejadian harian yang kita alami tidak dapat dipisahkan. Apa yang terjadi sekarang tidak pernah diketahui sebelumnya, kecuali hanya sebatas perencanaan. Begitu juga apa yang akan terjadi beberapa saat kemudian.

Ada banyak kejadian seperti ini yang mempengaruhi secara totalitas keinginan kita. Plan B memegang peran penting. Jangan sampai muncul sedikit pun pemikiran negatif yang tidak menjadikan segalanya sebagai kejadian terbaik, apalagi membuat diri semakin jauh dengan kekuatan agung yang menguasai.

Masalah diri dengan segala keadaannya membantu memahami berbagai kejadian tersebut. Seorang anak yang berasal dari keluarga kurang mampu tidak dapat melanjutkan sekolah merupakan kejadian yang dapat diterima akal.

Namun siapa pernah mengira kalau saja ia akan menjadi orang sukses tanpa sekolah atau disekolahkan atas biaya yang tidak pernah ia kira sebelumnya. Anak orang kaya pun tidak jaminan serta merta akan mengalami kesuksesan sebagaimana orang tuanya. Rahasia ini patut menjadi renungan.

Ada seorang yang menolak beberapa kesempatan pekerjaan sederhana yang ditawarkan kepadanya. Ia terlalu yakin dengan kemampuan diri bahwa masih banyak peluang lebih besar yang menanti.

Namun siapa yang pernah mampu memastikan. Banyak orang gagal karena melupakan persoalan sederhana. Dan tidak sedikit orang sukses dengan memulai dari pekerjaan – pekerjaan kecil atau bagi sebagian orang dianggap hina.

Sungguh masa depan tidak pernah ada seorang  pun yang dapat  memastikan kejadiannya. Kewajiban hanya dengan upaya melakukan yang terbaik. Senantiasa membekali diri dengan ilmu, mental dan keterampilan. Pembacaan terhadap kemungkinan tuntutan zaman disesuaikan.

Kemudian mereka menikmati setiap bagian hidup dengan kesyukuran, maka pada waktu itulah mereka sebenarnya telah menjadi orang yang paham betul masa depannya dan berhak merasakan ketenangan. Tidak ada yang patut ditakutkan.

Termasuk tentang rahasia masa depan tentang kematian. Siapa yang pernah mengira kalau kematian akan merampas kehidupan ini pada waktu kapan saja dikehendaki. Dalam keadaan baik atau pun jelek.

Menjadi pertanyaan bagi setiap diri untuk mengoreksi amalan hidupnya. Bagaimana ia harus senantiasa siap  menghadapi masa depannya. Kematian sekali pun.

Ilmu dan kepasrahan menjadi modal. Masa depan hanya bagian kehidupan layaknya sekarang dalam pandangan masa lalu. Bersiaplah !!! (Yogyakarta, 15 Juni 2005).

Leave a Response