Silaturahim merupakan ajaran islam yang mulia. Dengan silaturahim, maka hubungan darah yang selama ini mungkin terputus menjadi terhubung kembali. Makanya silaturahim bermakna menyambung hubungan tali Rahim.
Ini pula yang menjadi alasan bahwa jika sekedar hubungan dengan sesame muslim seperti teman, tetangga, dst yang tidak mempunyai hubungan darah, maka hal tersebut tidak disebut sebagai silaturahim sebagaimana banyak terjadi di tengah masyarakat kita. Meskipun demikian, menjaga hubungan dengan sesama muslim juga merupakan ajaran islam.
Dalam Islam silaturahim mempunyai faedah yang banyak, di antaranya:
Pertama, silaturahim menjadi sebab dimasuk ke dalam surge. Dari Ayub Al Anshori, seseorang bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tentang amalan yang akan memasukkan ke dalam surge dan menyelamatkannya dari neraka, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
تعبد الله لا تشرك به شيئا وتقيم الصلاة وتؤتي الزكاة وتصل الرحم
Engkau menyembah Allah dan tidak mensekutukannya dengan sesuatu apapun, engkau mendirikan sholat, membayar zakat dan menyambung tali Rahim (HR. Bukhari Muslim).
Atau dalam hadits yang lain, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda,
يا أيها الناس أفشوا السلام أطعموا الطعام وصلوا الأرحام وصلوا بالليل والناس نيام تدخلوا الجنة بسلام
Wahai manusia, tebarkalah salam, dan berikanlah makan, sambung tali Rahim, sholat malamlah ketika manusia tidur, maka engkau pun kan masuk surge dengan keselamatan (HR. Tarmidzi)
Kedua, silaturahim merupakan perintah Allah ta’ala dan orang yang melakukannya termasuk di antara tanda orang-orang yang bertakwa. Hal ini sesuai dengan firman Allah ta’ala,
والذين يصلون ما أمر الله به أن يوصل ويخشون ربهم ويخافون سوء الحساب
Yaitu orang-orang yang menyambung apa yang diperintahkan Allah untuk menyambungnya, mereka takut dengan Rabbnya dan takut dengan hisab yang jelek (Q.S. Arra’du:21)
Ketiga, mereka yang menyambung silaturahim merupakan tanda keimanannya kepada Allah dan hari akhir. Artinya mereka yang memutus silaturahim menunjukkan jika ia bermasalah dalam perkara keimanan. Hal ini sebagaimana hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam,
من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليصل رحمه
Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka sambunglah silaturahim (HR.Bukhari)
Keempat, silaturahim akan menambah keberkahan umur dan rizki dari yang melakukannya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
من أحب أن يبسط له في رزقه وينسأ له في أثره فليصل رحمه
Siapa yang suka dibukakan pintu rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka bersilaturahimlah (HR. Bukhari)
Makna dipanjangkan umur adalah bahwa Allah ta’ala akan memberikan keberkahan pada umurnya dan rizkinya sehingga ia bisa melakukan kebaikan pada waktu-waktunya yang tidak bisa dilakukan oleh orang lain yang kurang berkah umurnya. Wallahu a’lam.
Masih banyak sebenarnya keutamaan lainnya dari silaturahim, untuk sementara kami cukupkan sampai di sini. Semoga kita semua termasuk di antara orang-orang yang bisa menjaga silaturahim. Aamin.
Malang, 20 Juli 2016
Akhukum Fillah, Gonda Yumitro

